Panpel Pertandingan Indonesia vs Australia Cetak 75.523 Lembar TiketPanitia pertandingan Pra Piala Asia (PPA) 2011 antara Indonesia vs Australia akan menerapkan sistem penjualan tiket seperti di AFF Suzuki Cup 2008 lalu. Tiket box baru akan dibuka pada saat hari-H pertandingan. Namun, khusus untuk tiket VIP sudah bisa dilakukan pemesanan dengan jumlah minimal sepuluh tiket. Total tiket yang dicetak panitia adalah sebanyak 75.523 lembar. Tiket ini akan disebar dalam lima kategori. Tiket paling mahal Rp 100 ribu dan paling murah Rp 20 ribu. Rinciannya adalah :
VIP Barat: Rp 100 ribu
VIP Timur: Rp 50 ribu
Kelas I: Rp 50 ribu
Kelas II: Rp 30 ribu
Kelas III: Rp 20 ribu
Tim Australia sendiri telah melakukan pemesanan sebanyak 500 lembar tiket kepada panpel pertandingan.
Selain masalah tiket, Panpel juga telah menyatakan siap menyelenggarakan pertandingan dengan lancar. “ Persiapan kita sudah sangat matang menghadapi laga penting ini. Seluruh perizinan dengan pihak kepolisian maupun penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah beres. Kita juga akan meningkatkan keamanan di sekitar wilayah ring road Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, hotel dan tempat latihan tim tamu,” kata Max Boboy, Sekretaris Panpel PPA 2011.
Tim Australia sendiri akan menginap di Hotel Mulia, Senayan Jakarta. Mereka akan menggunakan Stadion Soemantri Brojonegoro sebagai tempat latihan selain Stadion Utama Gelora Bung Karno. (asp)
Timnas Siapkan Jurus Mengantisipasi Bola Panjang AustraliaPelatih Benny Dolo akan berhati – hati dalam menentukan taktik & strategi yang akan diterapkannya menghadapi Australia. Referensi tambahan berupa rekaman pertandingan terakhir Australia sangat dibutuhkannya untuk menentukan strategi yang tepat.
“ Saat ini saya hanya tahu ketika menonton pertandingan Australia melawan Qatar lewat siaran langsung televisi. Mereka menampilkan permainan bola – bola panjang dan saat itu menang 4-0 atas Qatar,” kata Benny Dolo.
Dalam latihan yang digelar Jumat (23/1) sore tadi, di lapangan timnas Senayan Jakarta, Benny Dolo sepertinya memang sudah mempersiapkan taktik yang digunakan untuk meredam bola – bola panjang The Socceroos.
Pada sesi latihan taktik & strategi, Benny membagi tim menjadi dua kelompok, Asisten pelatih Sudirman ditugasi khusus memoles pemain - pemain bertahan. Sedangkan Widodo C Putro menangani serangan di sisi lapangan lainnya.
Di bagian pertahanan, terlihat fokus latihan adalah bagaimana empat bek sejajar menghalau bola crossing tinggi dari sayap. Latihan ini terus - menerus diulang dalam frekuensi yang tinggi. Berkali – kali Benny Dolo dan Sudirman terlihat memberikan instruksi untuk memperbaiki kesalahan dari Charis Yulianto dkk. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya Benny Dolo mempersiapkan lini belakang timnas.
“ Penting bagi pemain untuk bisa berfikir cepat dan tahu kapan harus melakukan intersep ataupun kapan untuk tight marking. Timing yang tepat mutlak dimiliki pemain bertahan agar tidak kecolongan,” ungkap Benny Dolo.
Perbaikan lain di lini pertahanan adalah saat mampu mencuri bola dari lawan, sebisa mungkin bola mampu mengalir dengan cepat dengan penguasaan bola yang lebih cermat sehingga mampu menciptakan peluang.
“ Sebelumnya kita sering terlambat dalam transisi bola dari bertahan ke menyerang,” ujar Benny Dolo.
Di sisi lapangan yang lain, barisan gelandang dan penyerang berlatih taktik serangan cepat dari sayap dengan diakhiri umpan silang mendatar. Taktik ini kemungkinan akan diterapkan Benny Dolo untuk menembus pertahanan Australia yang unggul bola – bola atas. Sehingga, sebisa mungkin setiap umpan silang tidak dilakukan terlalu tinggi.
Selain dari sayap, para striker juga dituntut bisa bergerak dengan cepat dalam memanfaatkan umpan terobosan dari tengah lapangan. Tentunya, latihan ini juga sangat penting untuk mengasah finishing Bambang Pamungkas cs di lini depan.
Sementara itu, kipper asal Pelita Jaya, Dian Agus Prasetyo tidak bisa memenuhi panggilan timnas karena menderita cedera. Posisinya akan digantikan oleh Achmad Kurniawan asal Persik Kediri. Jumlah pemain yang ada di pelatnas saat ini berjumlah 21 pemain. Pieter Rumaropen dan Charis Yulianto adalah pemain yang terakhir bergabung. (asp)